3 Orang Jadi Tersangka Kebakaran Kereta

Sumber :VIva news online
RABU, 13 OKTOBER 2010, 10:31 WIB Eko Priliawito

Kereta Terbakar, 6 Saksi Diperiksa
22 Gerbong Terbakar, Manajemen KA Dievaluasi
Kebakaran 21 Gerbong KA Diduga Sabotase
Menhub: Pengawasan di Rangkasbitung Lemah
Menhub Duga Gerbong KA Sengaja Dibakar
VIVAnews – Polda Banten telah menetapkan tiga tersangka kasus terbakarnya 21 (sebelumnya 22) gerbong kereta api ekonomi di Stasiun Rangkasbitung, Senin 11 Oktober 2010 lalu.

Tersangka sdalah Ek, EO dan TP. Status tersangka ditetapkan setelah penyidik gabungan dilakukan Polres Lebak, Polda Banten dan Mabes Polri, memeriksa 19 orang saksi.

“Masih mengejar dua pelaku pembakaran yang kereta di stasiun KA Rangkasbitung,” ungkap Kapolda Banten, Komisaris Besar Agus Kusnadi di Mapolres Lebak.
Dikatakan Agus, berdasarkan hasil penyidikan yang dilakukan tim Fuslabfor Mabes Polri terindikasi kebakaran tersebut akibat unsur kesengajaan atau dibakar.

Hal ini diketahui dari tiga titik api yang berhasil diidentifikasi yang berasal dari peron 3, 4 dan 6. Dari lokasi itu polisi menemukan ada bekas bensin. Sedangkan dari peron 5 sudah tak bisa diidentifikasi.

Sebelumnya diberitakan sebanyak 21 gerbong kereta api ekonomi hangus terbakar di stasiun kereta api Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, sekitar pukul 01.30 dini hari Senin 11 Oktober 2010.

Sebelumnya kebakaran kereta api ekonomi Rangkasbitung diduga akibat lilin dan rokok yang membakar lantai kereta dari para gelandangan dan pekerja seks yang setiap malam mangkal di atas gerbong kereta api yang sedang parkir di peron 3, 4 dan 5.

Keterangan yang dihimpun di TKP, api pertama kali terlihat dari gerbong kereta api jurusan Rangkasbitung – Jakarta yang sedang parkir.

Api dengan cepat membesar dan sulit dipadamkan. Beberapa warga yang sedang berada di stasiun mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Empat mobil pemadam kebakaran yang datang ke lokasi kejadian satu jam setelah terjadinya kebakaran tersebut tidak dapat berbuat banyak, dan hanya bisa melakukan tindakan preventif dengan menyemprotkan air ke bangunan yang berada di dekat lokasi kebakaran untuk mengisolasi api agar tidak menjalar ke bangunan stasiun.

Api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 04.30 WIB, setelah petugas pemadam kebakaran dan warga berjibaku memadamkan api.

Laporan: Nce| Serang, Banten

Advertisement

Leave a Comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.